Ketika pandangan disambar pekat
bukan berarti cahaya telah tiada
Ketika yang terjadi menggerhanakan hidup ini
ketundukan pada Tuhan akan menghilangkan tanya dihati,
"Kemanakah tempat aku berlari?".
Berhentilah mendustai janji-Nya
sebelum gerhana.
karena saat mentari dan bulan tergulung
semuanya akan sia-sia belaka
Jangan tunggu hari itu
hari yang hanya sumpah serapah keluar dari lidahmu
atas perbuatanmu, atas kesalahanmu.
Hidup kita, segala kita
serupa benih,
manis getirnya, gelap terangnya.
menuai dalam balas-Nya
Mari siapkan cahaya
karena setiap kita akan hadapi gerhana.
Thursday, June 16, 2011
Gerhana
Label:
Gerhana matahari,
Puisi. Gerhana bulan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment