Sejenak bathin ku terguncang
menatap badai ciptaanmu
sungguh caramu sempat melumpuhkan akal sehatku.
Engkau berdiri, berteriak lantang
memanggil kebencian
Antara aku dan dia.
Aku pun dipersalahkan, aku pun dihina
Tapi sungguh aku takkan peduli lagi
karena aku percaya
hatiku mampu jalani hidup ini
tanpa mu
bathin ku mampu bahagia
tanpa memikirkan mu
Kini biarkan Aku pergi dari semua ini
berkemas menjemput kebahagiaan yang telah dipersiapkan Tuhan untuk ku
untuk hati ku
untuk setiap sisi hidup ku.
Saatnya aku mengucapkan,
Selamat datang kebahagiaan dan kedamaian.
Selamat tinggal kegelisahan
Aku takkan pernah kembali.

Special Thank's To My Inspirator.
Sunday, March 14, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment