Dingin menusuk tulang
saat ayam berkokok
membangunkan lelap ku
Segera ku lemparkan selimutku
karena ku tau engkau memanggil
untuk melimpahkan kasih sayang.
Lalu Hening pun membawaku
ke kedalaman asa ku
terlarut aku menikmati
kedamaian
terpukau aku menatap keindahan
dan sungguh aku tak mau ini cepat berlalu
karena di dekatmu kutemukan yang kucari, bahagia, ketenangan
dan keseimbangan
engkau lah pemilik segalanya
hatiku, hidupku
maka sepatutnya aku pasrahkan,
pasrahkan hidupku hanya padaMu

Friday, March 19, 2010
Label:
Puisi
Sunday, March 14, 2010
Sejenak bathin ku terguncang
menatap badai ciptaanmu
sungguh caramu sempat melumpuhkan akal sehatku.
Engkau berdiri, berteriak lantang
memanggil kebencian
Antara aku dan dia.
Aku pun dipersalahkan, aku pun dihina
Tapi sungguh aku takkan peduli lagi
karena aku percaya
hatiku mampu jalani hidup ini
tanpa mu
bathin ku mampu bahagia
tanpa memikirkan mu
Kini biarkan Aku pergi dari semua ini
berkemas menjemput kebahagiaan yang telah dipersiapkan Tuhan untuk ku
untuk hati ku
untuk setiap sisi hidup ku.
Saatnya aku mengucapkan,
Selamat datang kebahagiaan dan kedamaian.
Selamat tinggal kegelisahan
Aku takkan pernah kembali.

Special Thank's To My Inspirator.
Label:
Puisi
Subscribe to:
Comments (Atom)

