Dalam hati kita.... ada Sebuah Nama, sebuah nama yang mampu menerima perubahan..
Namun kadang..
kedekatannya dengan baris-baris huruf,
telah membuatnya tak bergeming hadapi kenyataan.
Saat terbuka dia adalah lautan, menjadi muara bagi sungai-sungai yang selalu bertanya,"aina".(dimana....)
Di saat hancur terpecah dia adalah cermin berhamburan yang tak bisa disambung lagi laiknya hari "amsi"(kemarin ...)
Pada saat terhimpun, dalam pikiran dia membentuk kata "haitsu"(dimana), dimana kita dapatkan mimpi-mimpi itu, Di sanalah menyatu semua akal, pikiran dan perbuatan dalam kebaikan.
Dan dalam diam mohon sejenak sisakan kata tanya "kam"(berapa), berapa banyak kebaikan yang telah kita lakukan karena apapun dan bagaimanapun kita haruslah tetap kita, kita yang bernama manusia...
Special Thank's To : Syaikh Muhammad bin Abdullah bin Malik Al-andalusi for
والاسم منه معرب ومبني # لشبه من الحروف مدني.
ومنه ذو فتح وذو كسر وضم # كأين أمس حيث والساكن كم.
Thursday, June 21, 2012
Antara Mukrob dan Mabni
الذوق المخزون
Ada isyarat rasa
dari indah tatap mu
dari godaan senyum mu
dan dari kerling manja mu
lamat-lamat asa melambai
memanggilku
meneriakkan untaian kata rindu
walau kau simpan erat di kedalaman perasaan mu
di kedalaman rahasia bathin mu
Oh Tuhan....maafkan
atas langkahku.... yang tak kusadari telah menggeliatkan hasratnya.
18 November 2009
Hanya Padamu
Apa yang kulihat adalah anugerah Mu
Apa yang kudengar adalah nikmat Mu
Apa yang kurasa adalah berkah Mu
Dalam keterbatasan bahasa ku
Perkenankan aku Memuja Mu
lewat Segala yang aku lihat
lewat segala yang aku dengar
lewat segala yang aku rasakan
Duhai kekasih....
Dengan ketidakterbatasan Rasa ini
bantu aku berharap....
Hanya pada Mu.
Bantu aku bersandar...
hanya pada Mu
mencinta dan merindu
karena mu
karena memang seharusnya
aku HANYA PADAMU...
Andai Dia Tak Ada Sekejap Saja
Terdiam aku,
tertegun menatap pesona mu
siang dan malam tak ada bedanya
karena sinar wajahmu terpancar tanpa mengenal waktu.
berjuta asa kini terus menyerbu hatiku
melahirkan rindu
rindu pada senyum manismu,
pada wajah anggunmu.
seiring aku biarkan bayangmu menghias mimpi indahku
aku biarkan nama mu mengawal tidurku, mengawal harapanku
oh.......andai dia tidak ada sekejap saja
18 Desember 2009 pukul 16:44
Bila
Bila air tak dapat menyatu dengan minyak
Bijakkan hatimu dan biarkan ia mengalir bebas di sungai
agar tetap bermuara lepas di lautan.
Bila kertas tak dapat membungkus api
jangan paksa usahamu untuk melakukannya
beningkan pemahamanmu
dan biarkan air memadamkannya.
Bila gelap dan terang tak mampu
bersama dalam satu ruang dan waktu
pertajam penglihatanmu,
perhatikan bahwa ayat-ayat semesta
ini pelajaran yang sungguh berharga.
Biarkan saja semua wajar adanya
karena...........
Bila langit dan bumi sukses disatukan
Bila matahari dan bulan berhasil dipertemukan
niscaya Tamatlah semesta ini.
Special Thank's To Allah for QS. Al-qiyamah : 9
وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
24 Januari 2010 pukul 0:21

